Profil John Arne Riise: Si Pemilik Tendangan Petir yang Pernah Mematahkan Kaki Alan Smith
Nama John Arne Riise sudah tidak asing di telinga para penggemar Liverpool. Pemain asal Norwegia ini dikenal sebagai salah satu bek kiri paling eksplosif yang pernah menghiasi Premier League. Selain tangguh dalam bertahan, Riise juga terkenal karena tendangan petirnya yang mampu menghasilkan gol-gol spektakuler dan bahkan pernah menyebabkan cedera parah pada lawannya, Alan Smith.
Table Of Content
Artikel ini akan mengulas kisah karier John Arne Riise, momen-momen terbaiknya di Liverpool, serta profil lengkap sang legenda dengan tendangan sekeras meriam.
Awal Karier dan Kedatangan ke Liverpool
John Arne Riise lahir pada 24 September 1980 di Molde, Norwegia. Ia memulai karier profesionalnya bersama Aalesunds FK sebelum pindah ke AS Monaco pada tahun 1998. Di klub Prancis itu, Riise menunjukkan bakat luar biasa dengan kecepatan, daya jelajah tinggi, serta kemampuan menembak jarak jauh yang mematikan.
BACA JUGA: Profil John Houlding: Pendiri Liverpool FC dan Sosok di Balik Lahirnya Klub Legendaris
Penampilannya menarik perhatian Liverpool, dan pada tahun 2001, The Reds mendatangkannya dengan harga sekitar £4 juta. Kedatangan Riise ke Anfield menjadi langkah penting dalam membangun skuad kuat di era pelatih Gérard Houllier.
Tendangan Petir yang Menggetarkan Dunia
Salah satu ciri khas Riise yang paling diingat adalah kekuatan tendangan kaki kirinya. Tendangan kerasnya mampu menghasilkan kecepatan bola mencapai lebih dari 120 km/jam, membuat banyak kiper Premier League kewalahan.
Salah satu momen paling legendaris terjadi ketika Liverpool menghadapi Manchester United. Dalam situasi bola mati, Riise melepaskan sepakan bebas keras yang menghantam kaki Alan Smith dan membuat pemain MU itu mengalami patah tulang. Kejadian ini menjadi bukti nyata betapa kerasnya tendangan Riise, hingga dijuluki “The Thunderbolt Shot”.
BACA JUGA: Sami Hyypia: Profil dan Kisah Kapten Legendaris Liverpool FC Sebelum Era Gerrard
Selain itu, Riise juga mencetak gol sensasional ke gawang Chelsea dalam laga di Millennium Stadium pada ajang Piala Super UEFA 2005. Sepakan volinya dari jarak jauh tak mampu dihalau kiper The Blues dan menjadi salah satu gol terbaik sepanjang kariernya di Liverpool.
Gol-Gol Bersejarah Bersama Liverpool
Riise bukan hanya dikenal karena satu momen saja. Ia kerap menjadi eksekutor tendangan bebas andalan Liverpool. Salah satu gol terkenalnya terjadi saat melawan Celtic FC, di mana tendangan bebasnya meluncur kencang dan menghujam jala lawan tanpa bisa dihentikan.
Tak hanya di Inggris, saat pindah ke AS Roma pun Riise tetap menunjukkan ketajamannya. Dalam pertandingan Serie A melawan AC Milan, ia kembali mencetak gol indah dari tendangan bebas yang membuat kiper legendaris Dida tak berdaya.
Selama membela Liverpool dari 2001 hingga 2008, Riise mencatatkan 348 penampilan dan mencetak 31 gol — jumlah yang sangat impresif untuk seorang bek kiri. Ia juga membantu Liverpool meraih berbagai gelar prestisius, termasuk Liga Champions 2005, Piala FA 2006, dan Piala Super Eropa.
Gaya Bermain dan Pengaruh di Lapangan
Riise dikenal sebagai pemain yang memiliki stamina luar biasa. Ia mampu naik-turun sisi kiri lapangan sepanjang pertandingan tanpa kehilangan intensitas. Kombinasi kekuatan fisik, determinasi, dan tendangan keras menjadikannya sosok yang selalu diandalkan oleh rekan setim.
Tidak jarang, lawan-lawan Liverpool harus berhati-hati agar tidak memberikan ruang tembak pada Riise. Julukan “Roberto Carlos-nya Eropa” pun melekat padanya karena gaya bermain yang mirip dengan legenda Brasil tersebut.
Profil Singkat John Arne Riise
- Nama Lengkap: John Arne Semundseth Riise
- Tanggal Lahir: 24 September 1980
- Tempat Lahir: Molde, Norwegia
- Posisi: Bek kiri
- Tinggi Badan: 1,85 meter
- Karier Klub: Aalesund, AS Monaco, Liverpool, AS Roma, Fulham, APOEL Nicosia
- Caps Tim Nasional Norwegia: 110 pertandingan
- Gol untuk Timnas: 16 gol
Warisan Seorang Legenda
Hingga kini, John Arne Riise masih dikenang oleh fans Liverpool sebagai bek kiri dengan tendangan paling keras dalam sejarah klub. Keberaniannya dalam menyerang, loyalitasnya pada tim, dan dedikasinya di setiap pertandingan membuatnya menjadi ikon sejati di Anfield.
Bagi banyak penggemar The Reds, Riise bukan hanya pemain bertahan — ia adalah simbol determinasi, kekuatan, dan semangat juang Liverpool yang sesungguhnya.


