Prabowo Subianto: Perjalanan Militer, Bisnis, dan Politik Menuju Kursi Presiden
Prabowo Subianto adalah salah satu sosok paling ikonik dan kontroversial di panggung politik Indonesia. Mantan jenderal Kopassus ini menapaki karier militer yang gemilang, kemudian sukses beralih ke dunia bisnis dan politik. Pada 20 Oktober 2024, dia dilantik sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia, menandai klimaks dari perjalanan panjang dan berliku yang tidak lepas dari kontroversi sekaligus prestasi.
Table Of Content
Di balik citra militer kuat dan gaya kepemimpinan tegas, ada sisi personal dan ambisi besar yang menjadikan Prabowo figur sangat relevan di masa transisi Indonesia modern — dari stabilitas pembangunan hingga kritik atas rekam jejak HAM dan demokrasi.
Latar Belakang & Awal Mula
Data Biografi Kunci
- Nama Lengkap: Prabowo Subianto Djojohadikusumo
- Tempat & Tanggal Lahir: Jakarta, 17 Oktober 1951
- Orang Tua: Soemitro Djojohadikusumo (ayah), ekonom kenamaan; Dora Marie Sigar (ibu)
- Pendidikan:
- Karier Awal / Militer:
- Bergabung dengan Kopassus (pasukan khusus TNI) setelah lulus AKABRI
- Naik pangkat menjadi Komandan Jenderal Kopassus di era 1990-an
- Bergabung dengan Kopassus (pasukan khusus TNI) setelah lulus AKABRI
- Keluarga: Pernah menikah dengan Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), bercerai; memiliki anak.
Perjalanan Menuju Puncak / Titik Balik
Karier Prabowo benar-benar melejit dalam militer. Setelah meniti jenjang di Kopassus, ia dipercaya memimpin pasukan khusus, termasuk dalam operasi-operasi di Timor Timur, Aceh, dan Papua. Namun, karier militernya tidak berjalan mulus hingga akhir: ia dikeluarkan dari militer pada 1998 dalam konteks kerusuhan politik pasca era Suharto, sebuah momok yang hingga kini masih melekat di nama besarnya.
Selepas militer, Prabowo terjun ke dunia bisnis dengan mendirikan berbagai usaha di agribisnis, energi, dan pertambangan. Pada 2008, dia membentuk partai Gerindra (Partai Gerakan Indonesia Raya) dan mulai menapaki karier politik yang semakin ambisius.
Prabowo tiga kali mengikuti pemilihan presiden sebelum akhirnya berhasil memenangkan pemilu tahun 2024. Pelantikannya pada 20 Oktober 2024 di Kompleks Parlemen menandai era baru: ia menjadi Presiden Indonesia bersama wakil presiden Gibran Rakabuming Raka.
Dampak, Karya, atau Kontroversi
Dampak dan Karya
- Ekonomi & Pembangunan: Dengan latar militer dan bisnis, Prabowo berjanji mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi. Dia mewarisi pengalaman dalam manajemen besar, yang ia nilai penting untuk menjalankan kepemimpinan nasional.
- Partai Gerindra: Keberadaan Gerindra di panggung politik Indonesia tak lepas dari peran Prabowo. Dia bukan sekadar figur simbolis, tetapi arsitek partai dengan jaringan yang kuat dan basis dukungan luas.
- Militer dan Pertahanan: Sebagai mantan jenderal dan pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan (periode sebelumnya), Prabowo punya visi kuat soal pertahanan nasional dan keamanan, yang kemungkinan akan menjadi pilar kebijakan di masa jabatannya.
Kontroversi
- Catatan HAM: Rekam jejak Prabowo di Kopassus menyisakan kontroversi besar. Tuduhan pelanggaran HAM, termasuk dalam operasi di Timor Timur dan penculikan aktivis pada 1998, masih jadi bayang-bayang yang menghantui reputasinya.
- Kekayaan: Ia memiliki kekayaan sangat besar. Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) untuk pencalonan presiden 2024, ia melaporkan aset hingga Rp 2,04 triliun.
Demokrasi dan Dinasti: Beberapa analis menyoroti potensi sentralisasi kekuatan di era Prabowo, terutama bila dikaitkan dengan jaringan politik dan koneksi keluarga. Kritik juga datang dari mereka yang khawatir akan kembali ke gaya pemerintahan militeristik.
Sorotan Penting dari Prabowo Subianto
- Mantan jenderal Kopassus yang pernah memimpin pasukan khusus dan menghadapi tuduhan pelanggaran HAM.
- Membangun Kerajaan Bisnis besar di sektor energi, pertanian, dan perkebunan setelah pensiun militer.
- Pendiri dan ketua Partai Gerindra — bagian sentral dari lanskap politik nasional.
Dinyatakan resmi menjadi Presiden ke-8 RI pada 20 Oktober 2024, menandai perjalanan panjang dan transformasi.
Kesimpulan
Prabowo Subianto adalah figur yang menyatukan dua kutub: ketegasan militer dan ambisi sipil-politik. Dari pangkalan angkatan darat hingga kursi presiden, perjalanan hidupnya menggambarkan transformasi besar — tidak hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi masa depan Indonesia.
Warisan Prabowo bakal terus ditelaah: apakah ia akan mampu menghadirkan stabilitas dan pembangunan tanpa kembali ke praktik otoritarian masa lalu? Pertanyaan inilah yang akan menentukan bagaimana sejarah menilai era kepresidenannya.


