Lisa BLACKPINK: Lalisa Manobal — Dari Thailand ke Panggung Global
Lalisa “Lisa” Manobal adalah salah satu tokoh paling karismatik dalam gelombang K-pop global. Bermula dari provinsi kecil di Thailand, Lisa berkembang menjadi dancer teknikal, rapper berkarakter, dan wajah internasional yang memecahkan rekor musik digital sebagai artis solo. Perpaduan disiplin tari, etos kerja trainee, dan kemampuan panggung membuatnya menjadi contoh transformasi lintas-batas budaya — sekaligus tantangan baru bagi artist yang ingin bertahan di puncak. (Wikipedia)
Table Of Content
Latar Belakang & Awal Mula
Data Biografi Kunci
- Nama Lahir: Pranpriya Manobal (kemudian berganti nama resmi menjadi Lalisa Manobal). (Wikipedia)
- Nama Panggung: Lisa (ลิซ่า / Lalisa). (Wikipedia)
- Tempat & Tanggal Lahir: Buriram, Thailand — 27 Maret 1997. (Wikipedia)
- Latar Pendidikan & Awal Karier: Mengikuti kelas tari sejak kecil, bergabung dengan kru tari lokal dan kompetisi tari remaja di Thailand sebelum direkrut sebagai trainee YG Entertainment. (Wikipedia)
- Debut Grup: Debut bersama BLACKPINK pada 8 Agustus 2016. (Wikipedia)
- Afiliansi & Label: Debut di bawah YG Entertainment (sejak 2011 trainee); karier solo juga didukung oleh label internasional untuk rilisan global. (Wikipedia)
Perjalanan Menuju Puncak / Titik Balik
Lisa meninggalkan Thailand di usia belia untuk menjadi trainee di Korea Selatan — langkah besar yang menuntut adaptasi bahasa, budaya, dan latihan intensif. Debutnya bersama BLACKPINK pada 2016 menempatkan dia dalam grup yang cepat meraih perhatian global, berkat kombinasi visual, koreografi, dan katalog lagu yang kuat. (Wikipedia)
Titik balik personal datang saat debut solo: single album Lalisa dirilis 10 September 2021 dan segera menjadi fenomena digital. Video musik “Lalisa” mencatat capaian 73,6 juta penayangan dalam 24 jam pertama, memecahkan rekor dunia untuk debut video solo artis saat itu, sekaligus menegaskan daya tarik internasionalnya. Lagu sisi B “Money” juga menjadi viral, memperkuat citra Lisa sebagai performer yang mampu berdiri sendiri di luar grup. (Wikipedia)
Dalam beberapa tahun berikutnya Lisa memperluas lini aktivitasnya: proyek solo lanjutan, penampilan akting dalam serial internasional, serta langkah bisnis—mengelola aspek kariernya lewat entitas manajemen sendiri dan kolaborasi internasional—menunjukkan ambisi untuk membangun identitas artistik yang mandiri. (The Wall Street Journal)
Dampak, Karya, atau Kontroversi
Dampak & Karya
- Multi-talenta Panggung: Lisa terkenal karena kemampuan menari teknis, presence koreografis, serta kemampuan rap/perform yang menjadi nilai jual utama dalam formasi BLACKPINK maupun penampilan solonya. (Wikipedia)
- Lintas Media: Eksperimen ke akting (penampilan serial internasional) dan kolaborasi lintas genre memperluas citranya sebagai entertainer global. (The Wall Street Journal)
Tantangan & Kontroversi
- Beban Representasi Budaya: Sebagai artis Thailand yang beroperasi di industri Korea, Lisa sering diposisikan sebagai “wajah multinasional”; hal ini membuka diskusi soal representasi, eksotisasi, dan tekanan mewakili komunitas. (Wikipedia)
Sorotan
- Debut solo “LALISA” (10 Sep 2021): video MV memecahkan rekor 24-jam untuk solo artist (73,6 juta views). (Guinness World Records)
- Lisa meninggalkan tanah kelahiran untuk menjadi trainee internasional di Korea — contoh komitmen ekstrem dalam kultur trainee K-pop. (Wikipedia)
- Perluasan karier: album solo lanjutan, proyek akting internasional, dan langkah bisnis manajemen mandiri menandai fase kematangan profesional. (The Wall Street Journal)
Kesimpulan
Lisa adalah contoh figur pop modern yang menavigasi jalur kolektif dan individual: dari dancer remaja di Thailand menjadi anggota grup global, lalu meraih keberhasilan solo yang memecahkan rekor. Warisannya akan diukur bukan hanya dari angka view atau penjualan, tetapi dari bagaimana ia terus membangun suara artistik yang otentik—yang mampu menjembatani bahasa, budaya, dan harapan generasi penggemar global. Apakah langkah berikutnya akan memperdalam ekspresi musikalnya, memperluas aktivitas akting, atau menegaskan peran kepemimpinan kreatif? Perjalanan Lisa masih jauh dari selesai. (Wikipedia)


