Sambang Warga Bandung Ujung, Polres Lubuk Linggau Matangkan Strategi Kamtibmas Menjelang Nataru
Jadigini.com, LUBUK LINGGAU – Menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Lubuk Linggau meningkatkan intensitas komunikasi dengan masyarakat melalui kegiatan sambang yang menyasar langsung lingkungan pemukiman. Pada Senin, 1 Desember 2025, Kabag Ops Polres Lubuk Linggau, Kompol Robi Sugara, memimpin kegiatan sambang dan dialog publik bersama warga Kelurahan Bandung Ujung, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I. Langkah ini menjadi salah satu strategi untuk memperkuat Kamtibmas melalui kolaborasi antara kepolisian, pemerintahan kelurahan, dan komunitas lokal.
Table Of Content
Kegiatan berlangsung di Kantor Lurah Bandung Ujung dan dihadiri oleh Lurah, tokoh masyarakat, ketua RT, perwakilan pemuda, serta warga dari beberapa lingkungan. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya masukan dan pertanyaan yang diajukan selama sesi dialog. Pertemuan ini sekaligus menjadi ruang terbuka untuk menyampaikan informasi dua arah, baik dari kepolisian kepada warga maupun sebaliknya.
Pendekatan Humanis Polres Lubuk Linggau
Dalam sambutannya, Kompol Robi Sugara menekankan bahwa Polri tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi hadir untuk merasakan langsung kondisi di lapangan. Melalui sambang seperti ini, pihak kepolisian berupaya memahami dinamika sosial yang berkembang di masyarakat serta mendeteksi potensi kerawanan yang dapat muncul sewaktu-waktu.
Menurutnya, kemananan wilayah tidak dapat dijaga hanya oleh petugas. Keberhasilan menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman sangat dipengaruhi oleh partisipasi warga dalam memberikan informasi, menjaga komunikasi, dan mencegah terjadinya tindakan kriminal.
“Kami datang bukan hanya untuk memberikan imbauan, tetapi untuk mendengar. Setiap masukan dari warga memiliki arti penting dalam menyusun langkah pengamanan, khususnya menghadapi periode Nataru yang biasanya memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi,” jelas Kompol Robi Sugara.
Isu Kriminalitas Jadi Fokus Bersama
Mendekati akhir tahun, angka mobilitas masyarakat meningkat, begitu pula potensi kriminalitas. Oleh karena itu, pembahasan seputar keamanan lingkungan menjadi topik utama dalam dialog. Beberapa poin yang mengemuka antara lain:
1. Ancaman Pencurian di Masa Libur Panjang
Warga menyampaikan kekhawatiran mengenai pencurian kendaraan bermotor dan rumah kosong yang kerap terjadi saat masyarakat mudik. Polres Lubuk Linggau mengimbau warga untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan dengan ronda, CCTV mandiri, serta melaporkan segera jika ada aktivitas mencurigakan.
2. Penguatan Komunikasi dengan Bhabinkamtibmas
Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak kepolisian di wilayah kelurahan diharapkan lebih intens berkoordinasi dengan tokoh masyarakat. Warga juga didorong untuk tidak segan menghubungi Bhabinkamtibmas jika menghadapi permasalahan sosial yang berpotensi memicu konflik.
3. Pencegahan Konflik Sosial
Masalah kecil di lingkungan, seperti perselisihan antarwarga, sering kali dapat berkembang jika tidak ditangani dengan cepat. Karena itu, lurah, tokoh masyarakat, dan kepolisian sepakat untuk memperkuat mekanisme mediasi agar persoalan dapat diselesaikan secara damai sebelum meluas.
Sinergi Pemerintah Kelurahan dan Kepolisian
Lurah Bandung Ujung turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Lubuk Linggau yang rutin turun ke lapangan untuk menampung aspirasi masyarakat. Menurutnya, kehadiran kepolisian sangat membantu memberdayakan masyarakat untuk peduli terhadap keamanan lingkungan.
Ia menegaskan bahwa pihak kelurahan siap bekerja sama dalam upaya pencegahan kriminalitas, penguatan kontrol sosial, serta pemetaan masalah yang muncul di masyarakat. Lingkungan yang aman, menurutnya, hanya dapat tercipta dari sinergi semua elemen.
Kepastian Tindak Lanjut Menjadi Komitmen Polres
Menutup kegiatan, Kompol Robi Sugara menegaskan komitmen Polres Lubuk Linggau untuk menindaklanjuti seluruh masukan dari warga. Ia menyebut bahwa informasi yang diperoleh akan menjadi dasar penyusunan langkah operasional dan penguatan pengamanan Nataru di wilayah Lubuk Linggau Barat I.
“Kami memastikan bahwa setiap keluhan dan saran masyarakat akan menjadi pertimbangan dalam rencana pengamanan ke depan. Tujuan kami sama: menciptakan Bandung Ujung yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warganya,” ucapnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut, tidak hanya menjelang hari besar, tetapi menjadi program rutin yang mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
Dengan terlaksananya sambang tersebut, Polres Lubuk Linggau menunjukkan komitmen kuat untuk memperkuat kemitraan bersama warga, sekaligus memastikan situasi tetap aman saat memasuki perayaan Natal dan Tahun Baru.


