Polres Lubuk Linggau Pastikan Aksi Damai APAK Aman, Tertib, dan Tanpa Gesekan
Jadigini.com, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan – Suasana kondusif berhasil diciptakan Polres Lubuk Linggau saat mengamankan aksi damai yang diselenggarakan Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) pada Jumat, 12 Desember. Aksi yang berpusat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau tersebut berlangsung tertib, aman, dan tanpa konflik berkat perencanaan pengamanan yang komprehensif serta pendekatan humanis dari personel kepolisian.
Table Of Content
Langkah pengamanan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Polres Lubuk Linggau dalam mendukung masyarakat menyalurkan aspirasi secara bebas namun tetap sesuai koridor hukum. Hal tersebut sejalan dengan prinsip demokrasi dan keterbukaan yang dijunjung tinggi oleh institusi kepolisian, khususnya dalam konteks penanganan aksi unjuk rasa.
Apel Kesiapan sebagai Fondasi Pengamanan
Sebelum terjun ke lapangan, seluruh personel yang ditugaskan mengikuti apel kesiapan atau AAP (Arahan Atensi Pimpinan). Apel ini dipimpin oleh Kapolsek Lubuk Linggau Barat I, IPTU Zendra Kurniawan, yang menekankan pentingnya penerapan SOP (Standar Operasional Prosedur) serta pendekatan humanis dalam setiap interaksi dengan massa.
Dalam arahannya, IPTU Zendra mengingatkan setiap anggota untuk mengedepankan sikap persuasif serta memastikan bahwa pengamanan tidak bersifat represif. Ia menekankan bahwa tugas utama kepolisian dalam konteks aksi unjuk rasa bukan hanya menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan aspirasi dapat disampaikan dengan aman dan lancar.
“Personel wajib menjaga profesionalitas. Berikan pelayanan terbaik dan tetap ramah kepada masyarakat. Pastikan unjuk rasa berjalan tertib tanpa gesekan,” ujar IPTU Zendra dalam amanatnya.
Arahan tersebut menjadi pedoman utama bagi anggota di lapangan agar seluruh rangkaian aksi dapat berlangsung harmonis, tanpa menimbulkan ketegangan antara aparat dan peserta aksi.
Dipimpin Kabagops, Personel Senior Turun Langsung
Pengamanan aksi damai APAK dipimpin langsung oleh Kabagops Polres Lubuk Linggau, Kompol Robi Sugara. Kehadiran perwira menengah sebagai pengendali lapangan menunjukkan keseriusan dan profesionalitas Polres dalam memastikan tidak terjadi gangguan keamanan.
Kompol Robi Sugara tidak bekerja sendirian. Ia didampingi sejumlah pejabat utama dan perwira senior, antara lain:
- Kasat Samapta AKP Subardi, yang berperan dalam mengatur pergerakan personel serta pengendalian massa.
- KBO Samapta IPTU Sugeng, yang memperkuat Tim Dalmas dalam kesiapan menghadapi berbagai situasi di lapangan.
- Kasidokkes IPDA John Susanto, yang bersiaga memberikan penanganan medis apabila terjadi kondisi darurat.
- Sejumlah perwira lainnya yang bertugas sebagai negosiator, tim tindak, dokumentasi, dan personel pengamanan tertutup.
Selain itu, pengawasan internal juga diperketat. BRIPKA Wawan Setia Budi, Ps. Kanit Propam Polsek Lubuk Linggau Barat I, memastikan seluruh anggota menerapkan SOP, menghindari tindakan berlebihan, dan menjaga etika kepolisian selama bertugas.
Aksi Damai Berjalan Lancar dan Tanpa Insiden
Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) dalam aksi tersebut menyampaikan berbagai tuntutan dan kritik berkaitan dengan isu penanganan kasus korupsi. Massa aksi menyampaikan aspirasi secara tertib, mulai dari orasi hingga penyerahan dokumen tuntutan kepada pihak Kejaksaan Negeri Lubuk Linggau.
Berkat pola pengamanan yang terstruktur dan humanis, seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. Tidak ada bentrokan, tindakan provokatif, atau gangguan terhadap ketertiban umum di sekitar lokasi aksi. Jalan raya tetap dapat dilintasi masyarakat sekitar dengan pengaturan lalu lintas yang baik oleh anggota Satlantas.
Polres Lubuk Linggau berhasil memastikan bahwa hak masyarakat untuk berdemonstrasi tetap terjaga tanpa mengabaikan kepentingan publik lainnya.
Apresiasi untuk Peserta Aksi dan Personel
Usai kegiatan, Kompol Robi Sugara memberikan apresiasi kepada peserta aksi APAK yang tetap menjaga ketertiban dan mengikuti arahan keamanan di lapangan. Ia juga mengapresiasi personel Polres Lubuk Linggau yang bekerja sesuai prosedur dan mampu mengedepankan pendekatan ramah melalui prinsip “senyum, sapa, salam.”
Menurutnya, keberhasilan pengamanan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian dapat menghasilkan suasana demokratis yang sehat.


