Perkedel jagung adalah salah satu gorengan tradisional yang selalu hadir saat bulan Ramadhan. Rasanya yang manis alami dari jagung berpadu dengan bumbu gurih membuat perkedel jagung sangat cocok dijadikan takjil hangat saat berbuka puasa. Teksturnya renyah di bagian luar, namun tetap lembut dan juicy di dalam, sehingga tidak membuat cepat enek setelah seharian berpuasa.
Table Of Content
Berbeda dengan bakwan sayur, perkedel jagung lebih menonjolkan rasa jagung yang dominan. Inilah yang membuat gorengan ini disukai berbagai kalangan, termasuk anak-anak. Selain itu, jagung juga mengandung karbohidrat alami yang membantu mengembalikan energi tubuh dengan cepat saat berbuka.
Perkedel jagung juga sering menjadi menu andalan jualan takjil karena bahan mudah didapat, proses pembuatan sederhana, dan hasilnya bisa renyah lebih lama jika tekniknya tepat.
Bahan-bahan
- 2 buah jagung manis, pipil
- 100 gram tepung terigu
- 1 sdm tepung beras (agar lebih renyah)
- 1 butir telur
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 1 batang daun bawang, iris halus
- ½ sdt garam
- ½ sdt ketumbar bubuk
- ¼ sdt merica bubuk
- Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat
- Haluskan sebagian jagung, sisanya biarkan utuh agar tekstur lebih terasa.
- Campur jagung dengan tepung terigu, tepung beras, dan telur.
- Masukkan bawang putih, daun bawang, garam, ketumbar, dan merica. Aduk rata.
- Panaskan minyak dengan api sedang.
- Ambil satu sendok adonan, goreng hingga kuning keemasan dan renyah.
- Angkat dan tiriskan, sajikan hangat.
Tips Perkedel Jagung Renyah & Tidak Lembek
- Jangan terlalu banyak tepung agar rasa jagung tetap dominan.
- Gunakan minyak yang cukup panas supaya perkedel langsung mengeras.
- Sajikan segera setelah digoreng untuk tekstur terbaik.
Penutup
Perkedel jagung manis renyah ini adalah takjil gorengan sederhana, gurih, dan selalu disukai saat buka puasa. Cocok disajikan untuk keluarga di rumah maupun sebagai ide jualan Ramadhan karena rasanya familiar dan mudah dibuat.


