Sosis Solo ayam merupakan salah satu jajanan tradisional khas Indonesia yang sering hadir sebagai takjil saat bulan Ramadhan. Meski namanya mengandung kata “sosis”, makanan ini sangat berbeda dengan sosis modern. Sosis Solo menggunakan kulit dadar tipis yang membungkus isian ayam cincang berbumbu gurih, lalu digoreng hingga bagian luarnya sedikit renyah namun tetap lembut di dalam.
Table Of Content
Sebagai menu buka puasa, sosis Solo sangat cocok karena rasanya ringan, tidak terlalu berminyak, dan mudah dikunyah. Isian ayam yang lembut berpadu dengan aroma bawang dan rempah sederhana memberikan cita rasa khas yang menenangkan setelah seharian berpuasa. Tak heran jika sosis Solo sering menjadi pilihan takjil keluarga maupun menu jualan Ramadhan karena tampilannya rapi dan rasanya disukai berbagai usia.
Selain itu, sosis Solo juga fleksibel untuk disiapkan lebih awal. Bisa dibuat dalam jumlah banyak, disimpan di kulkas, lalu digoreng menjelang waktu berbuka sehingga tetap praktis dan efisien.
Bahan-bahan
Kulit:
- 150 gram tepung terigu
- 1 butir telur
- 300 ml air
- ¼ sdt garam
Isian:
- 250 gram daging ayam cincang
- 2 siung bawang putih, haluskan
- 1 siung bawang merah, haluskan
- ½ sdt garam
- ½ sdt merica bubuk
- ¼ sdt gula
- 100 ml air
- 1 sdt tepung maizena
Pelengkap:
- Minyak goreng secukupnya
Cara Membuat
- Campur semua bahan kulit hingga adonan licin, buat dadar tipis di teflon, sisihkan.
- Tumis bawang putih dan bawang merah hingga harum.
- Masukkan ayam cincang, masak hingga berubah warna.
- Bumbui garam, gula, dan merica, tambahkan air dan maizena, masak hingga isian mengental.
- Ambil satu lembar dadar, beri isian, lalu gulung rapi.
- Goreng sosis Solo hingga bagian luar sedikit kecokelatan.
- Angkat dan tiriskan, sajikan hangat.
Tips Sosis Solo Lembut & Tidak Pecah
- Buat kulit setipis mungkin agar tekstur lembut.
- Isian harus cukup kering agar mudah digulung.
- Goreng dengan api sedang agar matang merata.
Penutup
Sosis Solo ayam gurih ini adalah takjil klasik yang lembut, ringan, dan mengenyangkan. Cocok disajikan sebagai menu buka puasa keluarga maupun ide jualan Ramadhan karena tampilannya menarik, rasanya khas, dan mudah diterima semua kalangan.


