Penguatan POKMAS di Kelurahan Keputraan Lubuk Linggau, Sinergi RT dan Aparat Jaga Keamanan Lingkungan
Jadigini.com, Lubuk Linggau – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat dilepaskan dari peran aktif warga di tingkat lingkungan terkecil. Kesadaran inilah yang mendorong dilaksanakannya Pelatihan Pengelolaan Kegiatan Ketentraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat (POKMAS) di Kelurahan Keputraan, Kecamatan Lubuk Linggau Barat II, Minggu, 14 Desember.
Table Of Content
Pelatihan yang berlangsung di wilayah RT 02 dan RT 04 ini bertujuan memperkuat kapasitas kelompok masyarakat agar mampu berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan. Kegiatan tersebut dipandu langsung oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Keputraan, AIPTU Yudi Sudisno, sebagai perwakilan dari Polres Lubuk Linggau, Polda Sumatera Selatan.
Wujud Sinergi Aparat dan Masyarakat
Pelaksanaan pelatihan POKMAS menjadi momentum penting dalam membangun sinergi antara aparat keamanan, pemerintah kelurahan, dan masyarakat. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Camat Lubuk Linggau Barat II Nadirsya, Lurah Keputraan H. Zul Amri, Babinsa Serda Sandi Prayoga, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Turut hadir Tokoh Agama Ustadz Safei, Ketua LPM Harmanto, Ketua POKMAS Sego Sukni, Tokoh Adat H. Hidayatulah, serta Ketua RT 02 Herlan dan Ketua RT 04 Peri. Kehadiran unsur Tiga Pilar—pemerintah daerah, TNI, dan Polri—menjadi bukti bahwa penguatan Kamtibmas merupakan komitmen bersama.
Peran Strategis POKMAS dalam Harkamtibmas
Dalam penyampaian materi, AIPTU Yudi Sudisno menegaskan bahwa Kelompok Masyarakat (POKMAS) memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga Harkamtibmas atau pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, POKMAS dapat menjadi jembatan komunikasi antara warga dan aparat keamanan.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan Ketua RT dan tokoh masyarakat dalam mengawasi situasi lingkungan sekitar. Dengan pengawasan yang baik, potensi gangguan keamanan dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar.
Pentingnya Komunikasi Antarwarga dan Aparat
Salah satu poin utama dalam pelatihan ini adalah pentingnya menjaga komunikasi yang intensif antara warga, Ketua RT, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas. AIPTU Yudi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu menyampaikan informasi terkait potensi gangguan keamanan.
Komunikasi yang terbuka dan cepat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Melalui koordinasi yang baik, penyelesaian masalah dapat dilakukan secara persuasif dan humanis.
Pengaktifan Siskamling dan Pendataan Warga
Selain komunikasi, peserta pelatihan juga dibekali pemahaman mengenai langkah-langkah konkret menjaga ketertiban lingkungan. Di antaranya adalah mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai upaya pencegahan tindak kriminalitas.
Pendataan warga pendatang juga menjadi perhatian penting. Dengan adanya data yang akurat, Ketua RT dan POKMAS dapat memantau aktivitas lingkungan secara lebih efektif serta meminimalisir potensi gangguan keamanan.
Budaya Gotong Royong sebagai Benteng Keamanan
AIPTU Yudi juga mengingatkan bahwa keamanan lingkungan tidak hanya dibangun melalui sistem dan aturan, tetapi juga melalui nilai sosial. Budaya saling menghormati, kepedulian antarwarga, dan gotong royong dinilai sebagai benteng utama dalam menciptakan suasana yang harmonis.
Lingkungan yang rukun dan solid diyakini mampu mencegah munculnya konflik sosial maupun tindak kriminal yang meresahkan masyarakat.
Dukungan TNI dan Pemerintah Kelurahan
Babinsa Serda Sandi Prayoga menyatakan bahwa TNI siap mendukung penuh kegiatan POKMAS sebagai bagian dari pembinaan wilayah. Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Polri, dan masyarakat sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan.
Sementara itu, Lurah Keputraan H. Zul Amri mengapresiasi terselenggaranya pelatihan tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Polres Lubuk Linggau dan jajaran TNI atas pendampingan yang berkelanjutan kepada masyarakat.
Harapan Pasca Pelatihan POKMAS
Lurah berharap agar ilmu dan pemahaman yang diperoleh dari pelatihan ini dapat segera diterapkan oleh Ketua POKMAS serta Ketua RT 02 dan RT 04. Dengan implementasi yang konsisten, warga diharapkan dapat merasakan langsung dampak positif dari penguatan keamanan berbasis masyarakat.
Pelatihan POKMAS di Kelurahan Keputraan ini diharapkan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Lubuk Linggau. Kegiatan ini menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.


