Solidaritas Mengharukan: Warga Gaza Kumpulkan Donasi Rp16 Juta untuk Korban Bencana di Sumatera
Jadigini.com – Di tengah kondisi yang serba sulit akibat blokade, serangan militer, keterbatasan logistik, hingga dampak banjir yang melanda wilayah mereka sendiri, warga Gaza kembali menunjukkan bahwa semangat solidaritas tidak pernah padam. Aksi kemanusiaan terbaru yang dilakukan masyarakat Gaza adalah menggalang donasi sekitar Rp16 juta, khusus untuk membantu korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera, Indonesia.
Table Of Content
Meskipun nominal tersebut mungkin tidak terlihat besar dari sudut pandang negara yang aman dan stabil, namun dalam konteks Gaza—yang saat ini tengah mengalami krisis kemanusiaan berkepanjangan—donasi itu memiliki nilai luar biasa. Ini adalah bukti bahwa empati bisa lahir bahkan dari tempat yang paling terpukul sekalipun.
Kondisi Gaza yang Terus Memburuk Tidak Menghentikan Kepedulian
Selama bertahun-tahun, warga Gaza hidup dalam tekanan militer dan blokade yang membatasi akses makanan, air bersih, listrik, serta layanan kesehatan. Banyak keluarga kehilangan tempat tinggal akibat serangan udara. Ribuan lainnya hidup dengan ketidakpastian setiap hari.
Namun kondisi semacam itu tidak pernah membuat mereka berhenti peduli. Menurut Pembina Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina (KISPA), Ustaz Ferry Nur, masyarakat Gaza justru merasa memiliki ikatan moral dan spiritual yang kuat dengan Indonesia.
Dalam keterangannya pada Selasa, 2 Desember 2025, ia menyampaikan bahwa rakyat Palestina sangat menghargai dukungan rakyat Indonesia selama ini—baik dalam bentuk doa, aksi solidaritas, maupun bantuan kemanusiaan. Oleh karena itu, ketika mendengar kabar mengenai bencana banjir dan longsor di Sumatera, mereka terpanggil untuk ikut membantu meski dalam keterbatasan.
Penggalangan Dana yang Diwarnai Tekad dan Harapan
Proses pengumpulan donasi dilakukan secara sederhana. Warga Palestina menyisihkan sebagian dari apa yang mereka miliki: ada yang memberikan uang tunai, sebagian memberikan harta kecil yang bisa dijual, dan sebagian lainnya mengajak warga lain untuk ikut berpartisipasi.
Yang membuat aksi ini mengharukan adalah kenyataan bahwa masyarakat Gaza sendiri sedang berjuang melawan ancaman nyawa setiap hari. Bahkan, sebagian wilayah Gaza juga terdampak banjir akibat curah hujan tinggi. Namun itu tidak menghentikan niat mereka untuk berbagi.
Ustaz Ferry Nur menjelaskan bahwa donasi tersebut kemudian diserahkan melalui lembaga resmi yang bekerja sama dengan KISPA. Selanjutnya, dana itu disalurkan ke wilayah Sumatera yang terdampak bencana: membantu warga yang rumahnya rusak, yang membutuhkan logistik, serta mereka yang saat ini tinggal di tempat pengungsian.
Respons Hangat dari Masyarakat Indonesia
Kabar mengenai donasi dari Gaza ini langsung menyebar luas di media sosial dan mendapat respons emosional dari masyarakat Indonesia. Banyak yang terharu mengetahui bahwa bantuan tersebut datang dari zona konflik, di mana akses terhadap kebutuhan pokok saja sangat terbatas.
Komentar warganet penuh rasa hormat dan apresiasi, menyebut bahwa tindakan warga Gaza adalah teladan kemanusiaan yang sejati. Di tengah penderitaan yang mereka hadapi, mereka masih mampu memikirkan keselamatan dan kesejahteraan saudara di negara lain.
Bagi sebagian warga Indonesia, bantuan dari Gaza menjadi refleksi mendalam bahwa kebersamaan dan solidaritas bukan soal besar kecilnya sumbangan, tetapi tentang hati yang tergerak untuk peduli.
Ikatan Persaudaraan yang Semakin Kuat
Hubungan emosional antara masyarakat Indonesia dan Palestina sudah terjalin sejak lama. Indonesia merupakan salah satu negara yang paling konsisten mendukung kemerdekaan Palestina, baik secara diplomatik maupun dalam aksi kemanusiaan.
Sebaliknya, rakyat Palestina memandang Indonesia sebagai saudara dekat yang selalu berada di sisi mereka saat masa-masa sulit. Karena itu, aksi donasi ini bukan hanya bantuan semata, tetapi juga simbol ikatan persaudaraan yang terus tumbuh.
Selain itu, tindakan warga Gaza juga menjadi pengingat bagi berbagai negara di dunia bahwa kemanusiaan bisa melampaui batas politik dan geografis. Solidaritas yang datang dari zona perang ini mampu menggugah banyak orang untuk kembali melihat nilai kemanusiaan yang lebih universal.
Pesan Moral dari Gaza untuk Indonesia
Melalui aksi kecil namun bermakna ini, warga Gaza mengajarkan bahwa dalam keadaan apa pun, kebaikan tetap bisa dilakukan. Meski hidup dalam ancaman, mereka tidak pernah kehilangan rasa empati.
Ustaz Ferry Nur berharap masyarakat Indonesia dapat mengambil pelajaran dari peristiwa ini—bahwa berbagi bukan soal kemampuan, tetapi kemauan. Ia menegaskan bahwa bantuan dari Gaza merupakan wujud cinta dan doa tulus untuk masyarakat Indonesia yang sedang tertimpa musibah.
Aksi solidaritas ini pun menjadi pengingat bahwa dunia masih penuh harapan, karena di tengah gelapnya konflik, masih ada sinar-sinar kecil kebaikan yang mampu memberi cahaya bagi banyak orang.


