jadigini.com – Dalam dunia fotografi selebriti, seringkali detail paling kecil yang justru menyimpan cerita paling besar. Sebuah senyuman, tatapan, atau aksesori yang tampak sederhana bisa menjadi pusat perhatian yang sesungguhnya. Inilah yang terjadi ketika publik melihat rangkaian foto prewedding terbaru dari pasangan Syifa Hadju dan El Rumi, di mana sebuah kalung mungil berhasil mencuri panggung dari momen romantis mereka.
Setelah membagikan potret di Swiss hingga busana adat Jawa, Syifa dan El kembali merilis foto dengan nuansa yang lebih lembut dan dreamy. Dalam balutan gaun merah muda, Syifa menuliskan caption puitis, “The beginning of our always,” menandai babak baru dalam hubungan mereka. Namun, mata jeli para penggemar fashion tertuju pada satu titik berkilau di lehernya, sebuah perhiasan yang terlihat begitu elegan dan minimalis.
Bukan Kalung Biasa: Harga Setara Mobil LCGC
Kesederhanaan seringkali menipu, dan dalam kasus ini, penipuan itu bernilai ratusan juta rupiah. Kalung yang dikenakan Syifa Hadju ternyata bukan perhiasan biasa. Menurut penelusuran akun fashion, aksesori tersebut merupakan koleksi dari brand perhiasan mewah asal Prancis, Cartier.
Spesifiknya, kalung itu adalah seri Trinity Necklace in 18K. Dengan harga yang dibanderol mencapai USD 10.000 atau setara dengan Rp170 juta, perhiasan ini nilainya bisa disandingkan dengan sebuah mobil baru. Angka yang fantastis ini tentu saja memicu rasa penasaran: apa yang membuatnya begitu istimewa?
Di Balik Harga Fantastis: Simbol dan Kemewahan Cartier
Harga sebuah perhiasan mewah tidak hanya ditentukan oleh materialnya, tetapi juga oleh desain, sejarah, dan makna di baliknya. Kalung Cartier Trinity yang dikenakan Syifa adalah contoh sempurna. Terdiri dari tiga cincin yang saling bertautan, desain ini secara historis melambangkan tiga fase hubungan: persahabatan (emas putih), kesetiaan (emas kuning), dan cinta sejati (emas rose).
Dipadukan dengan 44 butir berlian seberat total 0,34 karat, kalung ini menjadi sebuah pernyataan simbolis yang kuat untuk sebuah momen prewedding. Jadi, pilihan Syifa bukan sekadar soal kemewahan, melainkan juga sebuah narasi visual tentang perjalanan cintanya dengan El. Momen “the beginning of our always” itu tidak hanya diabadikan dalam foto, tetapi juga dikalungkan di leher sebagai simbol abadi.


