Jadigini.com – Setiap menjelang Idul Fitri, satu kata yang hampir selalu muncul di mana-mana adalah “mudik”. Fenomena tahunan ini bukan sekadar ritual perjalanan, tapi juga simbol pulang ke akar, ke keluarga, dan ke kenangan. Namun, tidak semua orang memiliki alasan yang sama untuk kembali ke kampung halaman. Di tengah euforia itu, ada juga mereka yang memilih diam di tempat, menjalani Lebaran dengan cara yang jauh lebih personal.
Table Of Content
Bagi sebagian figur publik, keputusan tidak mudik kerap dianggap tidak lazim. Padahal, di balik pilihan tersebut sering tersimpan cerita hidup yang tidak sederhana. Tahun ini, salah satu keputusan itu datang dari aktris dan presenter Olla Ramlan.
Makna Mudik yang Tidak Lagi Sama
Mudik selama ini identik dengan orang tua, rumah lama, dan suasana keluarga besar. Namun ketika elemen-elemen itu perlahan hilang, maknanya pun ikut berubah. Olla Ramlan mengaku tidak memiliki agenda mudik di Hari Raya Idul Fitri tahun ini. Alasannya sederhana sekaligus emosional.
“Nggak (mudik), kan Papa Mama udah nggak ada,” ujar Olla Ramlan di kawasan Tendean, Jakarta Selatan belum lama ini.
Pernyataan singkat itu seolah mewakili perasaan banyak orang dewasa yang berada di fase hidup serupa. Ketika orang tua telah tiada, mudik tak lagi menjadi kebutuhan emosional, melainkan pilihan yang harus dipertimbangkan ulang.
Lebaran Sederhana Tanpa Target Muluk
Tak hanya soal mudik, Olla juga memilih menjalani Ramadan dan menyambut Lebaran dengan cara yang lebih tenang. Ia tidak memasang target besar terkait ibadah atau pencapaian spiritual tertentu. Baginya, menjalani hari-hari dengan rasa cukup dan damai jauh lebih penting.
“Nggak ada target sih, biasa-biasa aja. Pokoknya ya Insyaallah mudah-mudahan lebih bahagia aja lah,” tuturnya.
Sikap ini memperlihatkan pendekatan yang realistis terhadap spiritualitas. Tidak semua orang merayakan Ramadan dengan daftar target panjang, dan itu bukan sesuatu yang keliru. Justru, kesadaran akan kondisi diri sering kali menjadi bentuk kedewasaan tersendiri.
Dukungan Orang Terdekat di Hari Raya
Meski Lebaran kali ini dijalani tanpa kehadiran orang tua, Olla tidak sepenuhnya sendiri. Ia bersyukur masih ditemani oleh sang kekasih, Tristan Molina, yang berada di sisinya. Kehadiran pasangan disebutnya mampu melengkapi suasana di hari kemenangan nanti.
“Iya, dia selalu ini, kadang-kadang kan kalau misalnya cewek kan datang bulan atau apa… aaaa dia tahu di saatnya, udah itu aja sih,” tandasnya.
Kalimat tersebut mungkin terdengar ringan, namun menyiratkan bentuk perhatian kecil yang justru terasa besar. Dalam fase hidup tertentu, hal-hal sederhana seperti empati dan kehadiran bisa menjadi sumber kebahagiaan utama.


