Jadigini.com – Di tengah tren pasangan muda yang mulai lebih sadar perencanaan keluarga, keputusan untuk menunda kehamilan bukan lagi hal tabu. Banyak pasangan publik figur kini lebih terbuka membahas soal jarak kelahiran, kesiapan mental, hingga keseimbangan karier dan rumah tangga.
Table Of Content
Dalam konteks itulah nama Atta Halilintar kembali jadi perbincangan. Suami dari Aurel Hermansyah ini mengungkap adanya keinginan untuk mengadopsi anak laki-laki, di saat Aurel memilih menunda kehamilan selama dua hingga tiga tahun ke depan.
Menunda Hamil, Bukan Menunda Rencana
Aurel diketahui mengambil jeda setelah melahirkan dua anak perempuan. Keputusan tersebut, menurut Atta, adalah bagian dari kesepakatan bersama. Ia menghormati pilihan sang istri untuk memberi ruang pemulihan sekaligus fokus pada tumbuh kembang anak-anak mereka.
“Kalau dibilang mau (anak cowok), ya mau, namanya rezeki dari Allah ya. Tapi Mama Nur (Aurel) memang lagi menunda dua sampai tiga tahun,” kata Atta Halilintar ketika ditemui di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Minggu (1/3/2026) malam.
“Mungkin di 2027 baru Aurel akan mau hamil lagi,” sambungnya.
Pernyataan itu memperlihatkan bahwa keinginan menambah momongan tetap ada, hanya saja waktunya disesuaikan dengan kondisi keluarga.
Adopsi Bukan Keputusan Impulsif
Di sela rencana tersebut, Atta tak menutup kemungkinan untuk mengadopsi anak laki-laki. Namun ia menegaskan bahwa wacana itu belum menjadi keputusan final.
“Belum kepikir adopsi atau gimana, tapi memang kita ada keinginan. Cuman kan kita masih ada waktu nih, sama-sama masih muda juga,” ucapnya.
Baginya, adopsi bukan sekadar memenuhi keinginan memiliki anak laki-laki, melainkan langkah besar yang harus dipikirkan matang.
“Nanti kalau adopsi pun pengennya itu keputusan yang terbaik, bisa membantu orangnya dan membantu anaknya juga,” tambahnya.
Pernyataan tersebut mengisyaratkan bahwa aspek tanggung jawab sosial ikut dipertimbangkan, bukan hanya soal melengkapi komposisi keluarga.
Banyak Anak, Tapi Tetap Sepakat
Atta juga menegaskan agar publik tidak salah memahami niatnya. Ia mengakui dirinya senang memiliki banyak anak, namun tetap mengutamakan kesepakatan dengan Aurel.
“Intinya aku sih seneng punya anak banyak, tapi ya kita tunggu rezekinya,” ujar Atta Halilintar.
Dalam dinamika keluarga modern, keputusan soal jumlah anak, jarak kelahiran, hingga opsi adopsi memang menjadi diskusi panjang. Apalagi bagi figur publik yang setiap ucapannya bisa memicu tafsir beragam.
Yang menarik, pernyataan Atta membuka ruang diskusi tentang adopsi di kalangan selebriti muda Indonesia. Jika dilakukan dengan kesiapan emosional, finansial, dan legal yang matang, adopsi bukan hanya tentang melengkapi keluarga, tetapi juga memberi masa depan baru bagi seorang anak.
Di titik ini, publik mungkin tidak hanya melihat wacana penambahan anggota keluarga, tetapi juga refleksi tentang bagaimana pasangan muda merancang masa depan dengan lebih sadar dan terukur.


