Jadigini.com – Ada sebuah anggapan yang melekat pada penyanyi classical crossover: mereka adalah sosok elegan yang berdiri tegak di tengah panggung, membiarkan vokal surgawi mereka menjadi satu-satunya senjata. Penonton datang untuk terhanyut oleh harmoni megah, bukan untuk dikejutkan oleh aksi panggung yang liar. Namun, anggapan ini seolah dipatahkan mentah-mentah di sebuah ballroom mewah Jakarta.
Table Of Content
Panggung itu adalah milik Josh Groban dalam GEMS World Tour 2026 yang dipersembahkan oleh Color Asia Live pada Minggu malam (15/2). Ribuan pasang mata yang memenuhi Grand Ballroom The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, tentu sudah menyiapkan hati untuk lebur dalam lantunan vokal baritonnya yang legendaris. Namun, mereka mendapatkan lebih dari sekadar itu.
Ketika Vokalis Bariton Berubah Jadi Rockstar Dadakan
Di tengah setlist berisi 18 lagu, terjadi sebuah pemandangan yang membuat banyak orang saling berpandangan tak percaya. Josh Groban, pria yang identik dengan mikrofon dan balada yang menggetarkan jiwa, justru berjalan santai menuju set drum. Tanpa banyak kata, ia mengambil alih instrumen tersebut dan menghajar panggung dengan Drum Solo yang sangat bertenaga.
Atmosfer elegan seketika berubah menjadi arena rock yang penuh energi. Momen ini bukan sekadar gimmick, melainkan sebuah pernyataan tegas bahwa di balik citra penyanyi klasik yang tenang, bersemayam jiwa seorang musisi multi-instrumentalis yang jenius. Tepuk tangan riuh yang membahana menjadi bukti bahwa kejutan ini berhasil memecah ekspektasi dan memberikan dimensi baru pada sosoknya.
Harmoni Dua Dunia: Momen Magis Bersama Raisa
Kejutan tidak berhenti di situ. Panggung yang sama menjadi saksi pertemuan dua dunia ketika diva kebanggaan Indonesia, Raisa, melangkah anggun untuk bergabung dengan Groban. Keduanya membawakan lagu legendaris, All I Ask Of You, dengan harmonisasi yang terasa begitu tulus dan kuat.
Ini bukan sekadar kolaborasi biasa, melainkan sebuah dialog musikal yang indah. Vokal Groban yang dalam dan bertenaga berpadu sempurna dengan suara Raisa yang jernih dan penuh perasaan, menciptakan sebuah momen magis yang membuat seluruh ballroom terdiam, lalu meledak dalam tepuk tangan. Kehadiran Raisa menjadi jembatan yang menghubungkan kemegahan panggung internasional dengan kebanggaan lokal.
Bukan Sekadar Konser, Tapi Panggung Harapan
Konser ini membuktikan bahwa musik classical crossover masih memiliki relevansi yang kuat. Didukung oleh kehadiran paduan suara (choir) yang megah, lagu-lagu penutup seperti You Raise Me Up dan Bridge Over Troubled Water tidak hanya terdengar indah, tetapi juga terasa seperti sebuah pesan harapan.
Penampilan February Song yang reflektif hingga penutup yang menguatkan, semuanya dirangkai menjadi sebuah pengalaman audio-visual yang lengkap. Josh Groban tidak hanya kembali ke Jakarta untuk bernyanyi; ia datang untuk berbagi energi, mematahkan stereotip, dan meninggalkan kenangan manis yang melampaui sekadar pertunjukan musik.


