Jadigini.com – Di era digital yang serba cepat, rilis inisial dalam sebuah kasus sensitif sering kali memicu badai spekulasi liar. Publik, dengan semangat detektif dadakan, mulai bermain “cocoklogi” yang tak jarang menyeret nama-nama tak bersalah ke dalam pusaran fitnah. Fenomena inilah yang baru-baru ini menyeret nama Ustaz Solmed ke dalam lumpur tuduhan yang tak pernah ia lakukan.
Table Of Content
Namanya mendadak viral, dituding sebagai sosok Ustaz SAM yang dilaporkan atas dugaan kasus pelecehan seksual sesama jenis. Namun, di tengah hiruk pikuk serangan netizen, sebuah panggilan telepon di tengah malam mengubah segalanya, bukan hanya untuk membersihkan namanya, tetapi juga membuka tabir yang membuatnya terperangah.
Telepon Penebusan Rasa Bersalah
Cerita berbalik arah ketika korban dari Ustaz SAM yang sebenarnya merasa bersalah melihat nama Ustaz Solmed diserang habis-habisan. Digerakkan oleh rasa tidak enak, sang pelapor menghubungi langsung suami April Jasmine tersebut untuk meluruskan duduk perkara.
“Pada malam hari setelah ramai kejadian, pelapor itu menelepon saya. Dia merasa tidak enak, kok tiba-tiba ramai menyerang saya,” ungkap Ustaz Solmed saat ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.
Panggilan itu bukan sekadar permintaan maaf. Dalam percakapan tersebut, sang korban membuka kartu dan mengungkap siapa sebenarnya sosok Ustaz SAM yang menjadi dalang di balik kasus yang menghebohkan ini. Momen itulah yang menjadi titik balik bagi Ustaz Solmed.
‘Astagfirullah, Nggak Nyangka’: Momen Identitas Pelaku Terungkap
Setelah mendengar nama asli di balik inisial SAM, reaksi Ustaz Solmed adalah campuran antara kaget dan tidak percaya. Sosok yang disebutkan oleh korban ternyata adalah orang yang tak pernah ia duga akan terlibat dalam perbuatan sejauh itu.
“Akhirnya dia sampaikan, ‘Ustaz, yang lapor itu saya. Inisial SAM itu ini’. Kaget saya. Astagfirullahaladzim, nggak nyangka,” tegasnya, menirukan momen mengejutkan itu.
Ustaz Solmed juga mengonfirmasi bahwa desas-desus mengenai perilaku oknum tersebut sebenarnya sudah terdengar samar-samar jauh sebelum kasus ini meledak. Namun, kini dengan adanya laporan resmi dan pengakuan korban, rumor tersebut berubah menjadi kenyataan pahit yang harus segera ditangani secara hukum.
Desakan Tegas agar Fitnah Tak Meluas
Terseret dalam kasus yang bukan miliknya membuat Ustaz Solmed paham betul bahaya dari simpang siur informasi. Oleh karena itu, ia mendesak pihak kepolisian untuk bergerak cepat dan tegas. Baginya, penanganan yang sigap adalah kunci untuk menghentikan fitnah dan menjaga nama baik para ulama lain yang tidak terkait.
“Polisi harus segera melakukan langkah cepat dan tepat agar supaya persoalannya jelas, tidak simpang siur, dan tidak saling melemparkan fitnah,” terangnya.
Dengan adanya pelapor, korban, dan bukti yang sudah diajukan, Ustaz Solmed berharap tidak ada lagi keraguan dalam penegakan hukum. Ia mengecam keras perbuatan tersebut jika terbukti benar. “Tentunya kami mengecam keras, kalau memang ini terbukti sangat-sangat biadab,” tutupnya.


