Jadigini.com – Kehilangan seorang sahabat seringkali meninggalkan ruang hampa yang sulit diisi. Ada duka, ada rindu, dan ada kenangan yang terus berputar. Namun, bagi sebagian orang, kesedihan itu bisa ditransformasikan menjadi sebuah energi kebaikan yang tak hanya mengobati diri sendiri, tetapi juga melanjutkan warisan positif dari orang yang telah tiada. Inilah yang agaknya menjadi cerminan dari persahabatan Vidi Aldiano dan Shireen Sungkar.
Alih-alih larut dalam kesedihan yang tak berujung, Shireen Sungkar memilih jalan yang berbeda. Sebuah jalan sunyi yang dampaknya justru terasa begitu nyata dan abadi. Istri Teuku Wisnu ini diam-diam memastikan pahala untuk mendiang sahabatnya akan terus mengalir, bahkan setelah Vidi berpulang.
Air Bersih di Gunungkidul, Kebaikan yang Mengalir Atas Nama Vidi
Kabar mengharukan ini pertama kali terungkap dari unggahan Harry Kiss, ayah dari Vidi Aldiano. Dalam sebuah postingan, ia menceritakan bagaimana para sahabat berlomba-lomba melakukan amal jariyah untuk Vidi. Salah satu yang paling menyentuh adalah inisiatif dari Shireen Sungkar dan keluarganya.
Shireen diketahui tengah membiayai pembangunan sebuah sumur wakaf di kawasan Gunungkidul, Yogyakarta, yang didedikasikan atas nama Vidi Aldiano. Pemilihan lokasi ini pun bukan tanpa alasan. Shireen disebut telah melakukan riset untuk mencari wilayah yang benar-benar mengalami kesulitan air bersih, memastikan bahwa wakaf tersebut bisa tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Para sahabat berlomba ingin membahagiakan Vidi di alam sana dengan amal jariyah. Terima kasih Mbak Shireen dan keluarga,” tulis Harry Kiss, menyampaikan rasa syukurnya yang mendalam. Kebaikan ini menjadi bukti bahwa ikatan persahabatan mampu melampaui batas dunia, berubah menjadi doa dan pahala yang tak terputus.
Meneladani Kebaikan Sang Sahabat
Tindakan Shireen ini seolah menjadi cerminan dari kedermawanan Vidi Aldiano sendiri semasa hidupnya. Publik mungkin belum banyak yang tahu, satu hari sebelum mengembuskan napas terakhir, Vidi sempat menyumbangkan satu set sound system untuk Masjid Al Askar Polsek Ciputat Timur, Jakarta Selatan.
Pemberian tersebut juga menjadi amal jariyah yang mulia, karena manfaatnya terus dirasakan oleh banyak orang. Sistem audio itu kini digunakan untuk mengumandangkan azan, sarana kajian, hingga memperjelas bacaan salat. Vidi telah menanam kebaikan hingga di akhir hayatnya, dan kini, para sahabatnya lah yang melanjutkan estafet kebaikan itu untuknya.
Kisah ini lebih dari sekadar berita duka selebritas. Ini adalah pelajaran tentang bagaimana mengubah rasa kehilangan menjadi sebuah kekuatan. Bahwa cara terbaik untuk mengenang seseorang bukanlah dengan meratapinya, melainkan dengan melanjutkan dan melipatgandakan segala kebaikan yang pernah ia ajarkan dan lakukan.


