Jadigini.com – Di dunia hiburan yang serba terbuka, menyimpan sebuah rahasia besar selama lebih dari dua dekade adalah sebuah anomali. Namun, inilah yang berhasil dilakukan oleh Denada Tambunan, seorang penyanyi dan rapper yang dikenal tangguh. Sebuah kisah yang baru terungkap ke publik bukan melalui pengumuman bahagia, melainkan lewat sebuah gugatan hukum yang mengejutkan.
Table Of Content
Semua tabir itu tersingkap ketika seorang pria berusia 24 tahun bernama Ressa Rizky Rossano melayangkan gugatan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi pada 26 November 2025. Gugatan atas kasus penelantaran anak itu sontak memaksa sebuah cerita yang terkubur rapat untuk muncul ke permukaan, sekaligus menjawab tanya publik yang selama ini hanya beredar sebagai desas-desus.
Gugatan yang Membongkar Rahasia Puluhan Tahun
Setelah sempat bungkam, Denada akhirnya mengambil langkah besar. Melalui sebuah video di akun Instagram pribadinya pada 2 Februari 2026, ia secara terbuka mengakui bahwa Ressa adalah putra kandungnya. Pengakuan ini bukan akhir, melainkan awal dari sebuah penjelasan yang jauh lebih dalam dan kelam dari yang dibayangkan banyak orang.
Banyak yang bertanya, mengapa sosok Ressa harus dirahasiakan, bahkan dari mantan suaminya sendiri, Jerry Aurum? Jawaban yang diberikan Denada dalam podcast Feni Rose ternyata melampaui dugaan soal aib atau rasa malu. Alasannya berakar pada ketakutan dan trauma mendalam.
Trauma Masa Lalu dan Ancaman Misterius
Denada dengan gamblang menjelaskan bahwa keputusannya untuk tidak memberitahu Jerry Aurum adalah murni untuk melindungi fotografer kondang tersebut. Ia tidak ingin Jerry terseret ke dalam pusaran masalah yang pernah menimpa almarhumah ibunya.
“Aku tak mau Jerry ditekan dan diancam seperti yang terjadi pada almarhumah mama aku,” ungkap Denada, menyiratkan adanya sebuah insiden serius di masa lalu yang terkait dengan kehadiran Ressa.
Rasa bersalah yang menghantui menjadi tembok tebal yang membuatnya ragu untuk berbagi beban ini dengan siapa pun, termasuk Jerry. “Mungkin, aku akan terus hidup dalam rasa bersalah karena mama sampai mengalami tekanan dan mendapat ancaman karena masalah ini,” lanjutnya. Sayangnya, Denada memilih untuk tidak merinci siapa sosok yang memberikan tekanan dan ancaman tersebut, membiarkan sebagian dari masa lalunya tetap menjadi misteri.
Anak yang Tak Pernah Menyulitkan
Di tengah peliknya alasan di balik rahasia itu, Denada justru mengenang masa-masa kehamilannya dengan penuh kehangatan. Baginya, Ressa adalah anak yang sangat pengertian bahkan sejak masih berada di dalam kandungan.
Saat itu, karier Denada sedang berada di puncaknya dan ia masih aktif manggung ke berbagai kota. Hebatnya, kehamilannya berjalan lancar tanpa kendala berarti. “Masya Allah, dia tidak mempersulit aku untuk bekerja. Aku tidak mual. Aku tetap bisa memakai baju apapun tanpa ada orang yang tahu aku sedang hamil,” kenangnya.
Kisah ini menunjukkan betapa kompleksnya perjalanan seorang ibu. Di satu sisi, ia menyimpan ketakutan besar demi melindungi orang-orang di sekitarnya, namun di sisi lain, ia menyimpan cinta dan kenangan manis tentang putranya yang kini telah dewasa.


